Sibuk Naturalisasi Pemain Asing, 3 Pemain Muda Indonesia Ini Malah Bisa Bela Negara Lain

Saat ini isu naturalisasi kembali menghangat di sepakbola nasional. Mulai dari nama Marko Simic yang baru cemerlang di turnamen pra musim digadang-gadang untuk kembali dinaturalisasi. Mirisnya sibuk untuk naturalisasi pemain asing, Indonesia bisa saja kehilangan 3 pemain berbakatnya yang kini tengah merintis karier di luar negeri. Siapa saja mereka, berikut ulasannya:
Khuwailid Mustafa Ibrahim
Pemain asli Indonesia ini kini tengah merintas karier bersama klub di Liga Qatar. Mustafa Ibrahim yang berposisi sebagai bek merupakan jebolan dari salah satu akademi ternama di Qatar, Aspire Academy. Akademi yang juga jadi kawah candradimuka untuk pemain Indonesia yang akhirnya membela Timnas Qatar, Andri Syahputra.


indosport.com
Meski begitu beberapa tahun lalu seperti dikutip dari indosport.com (27/02/18) Mustafa Ibrahim masih ingin dan siap untuk membela Timnas Indonesia jika dibutuhkan.
"Saya bersedia jika kelak dipanggil Timnas Indonesia. Tapi saya juga tidak keberatan jika Timnas Qatar memanggil saya," kata Mustafa Ibrahim pada 2016 lalu. Sekedar informasi, Mustafa jadi salah satu pemain yang masuk Timnas Qatar untuk perhelatan Piala Dunia 2022.
Richie Risnal
Pemain cilik berdarah Bandung, Jawa Barat ini merupakan salah satu pemain berbakat Indonesia yang kini berkarier di Belanda. Bahkan salah satu legenda Timnas Belanda, Edgar Davids pernah melontarkan pujian untuk skill dari Richie ini.
Richie sendiri seperti dikutip dari indosport.com (27/02/18) sempat tergabung di akademi Victoria O, salah satu tim lokal di Belanda. Saat ini Richie tergabung di Bussume Football Club (BFC). Richie yang berposisi sebagai gelandang serang ini beberapa kali menunjukkan skillnya untuk mencetak gol dengan cara yang ciamik.
Abdurrahman Iwan
Terakhir ada nama Abdurrahman Iwan, pemain cilik yang kini bermain di Qatar ini ialah pemain asli Indonesia yang harus mendapat perhatian lebih jika tak ingin pindah kewarganegaraan. Dikutip dari detik.com (27/02/18) Abdurrahman selama bermain di Qatar telah tercatat mampu mencetak 42 gol di Liga Qatar U-9.
Selain itu Abdurrahman Iwan sempat membawa akademi Aspire Academy untuk menjadi juara di turnamen Qatar Generation 2006. Hebatnya pada laga final saat itu, Iwan mencetak satu gol dan satu assist saat klubnya mengalahkan klub Prancis, FC Metz.


sumber

Gomez Ngotot Tambah Striker untuk Persib, tapi….

Pelatih Persib Mario Gomez. Mohammad Aziz Pratomo/Radar Bandung


Pelatih Persib Bandung, Mario Gomes memberi isyarat tegas ingin mendatangkan satu sosok striker asing untuk menambah daya dobrak tim Pangeran Biru. Tapi, harapan itu tak mudah lantaran slot kuota pemain asing sudah penuh.
Seperti diketahui kuota pemain asing di tubuh skuat Maung Bandung diisi Bojan Malisic, Oh In Kyun, Ezechiel N’Douassel dan Michael Essien. Artinya, jika Persib Bandung ingin mendatangkan pemain anyar ada satu nama yang harus dicoret.
Dari ke empat pemain asing itu, Ezechiel N Douassel dan Michael Essien paling banyak diisukan bakal diganti. Hal itu mengingat beberapa laga terakhir penampilan keduanya dinilai belum maksimal.
“Kalau masalah dicoret atau tidak bukan wewenang kami, lagi pula keduanya masih terikat kontrak,” ujar Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono.
Menurut Kuswara, terkait siapa yang akan digantikan itu merupakan hal teknis dan wewenang Pelatih Persib, Mario Gomez. Artinya, kata dia, pihak managemen tidak bisa memberhentikan pemain tanpa ada persetujuan pelatih.
“Saat ini kami sedang menunggu keputusan pelatih Mario Gomez,” ujar dia.
Sejak awal musim 2018, Persib Bandung mendatangkan sejumlah pemain top, termasuk tiga gelandang yakni Eka Ramdani, Ghazali Siregar dan Oh In Kyun.
Di posisi penyerang pun Airlangga Sutjipto dan Muchlis Hadi turut memperkuat tubuh Persib. Keduanya melengkapi striker asing, Ezechiel NDouassel.
Namun, stok tiga penyerang itu tak cukup bagi Gomez untuk menambah daya serang Pangeran Biru. Gomes sebenarnya menginginkan striker asal Argentina Jonathan Bauman.
Meskipun stok pemain asing sudah penuh, tidak menutup kemungkinan Bauman bergabung ke Persib. Syaratnya, Gomez harus melepas satu dari empat pemain asing yang sudah ada.
“Kalau mau mendatangkan yang baru harus barter dengan pemain yang sudah ada,” pungkasnya.


BACA SUMBER

Cantiknya Pelatih Fisik Global Cebu Bisa Bikin Suporter Bali United Kesengsem

Cy Samson, pelatih fisik Global Cebu.

Bali United akan melakoni laga tandang ke markas Global Cebu FC, dalam laga lanjutan Grup G di Piala AFC 2018, pada Selasa (27/02/18).
Anak asuh Widodo C Putro jelas tak ingin pulang dengan tangan kosong dari Filipina. Raihan tiga poin dan bangkit dari keterpurukan pun jadi ambisi mereka. Sebab, di laga perdana mereka takluk 1-3 dari Yangon United.
Namun, jelang laga tersebut, ada satu hal yang bikin menyita perhatian dari mata kaum pria. Adalah pelatih fisik dari Global Cebu, Cy Samson yang merupakan seorang wanita cantik berpredikat gelar Sport Science.
Sesuai dengan keahliannya, Cy tentunya bertanggung jawab dengan kondisi para pemain The Yellow Machine. Kinerja dirinya diharapkan bisa menjaga kondisi para pemain Global Cebu dalam kondisi fit dan siap tempur melawan Bali United.
Selain itu, kehadirannya di pinggir lapangan, tentunnya bisa membuat suporter Serdadu Tridatu yang hadir bisa bikin salah fokus, dengan kecantikannya. Seperti dalam beberapa foto yang diunggahnya melalui akun instagram pribadinya, @cysaki berikut ini:
1. Pemain Global Cebu Ini Bikin Iri Pria Lain Karena Bisa Foto Bareng Cysaki.

Cy Samson, pelatih fisik Global Cebu.
2. Selain Cantik, Cysaki Juga Tak Rendah Hati Mau Berbagi Ilmu Soal Sport Science dengan Warga di Sana.

Cy Samson (baju hitam), pelatih fisik Global Cebu.
3. Ternyata Cysaki Juga Penyuka Binatang Buas Loh.

Cy Samson, pelatih fisik Global Cebu.
4. Dengan Senyum Manisnya Berpose di Trofi Liga Champions, Cysaki Makin Cantik.

Cy Samson, pelatih fisik Global Cebu.
5. Berpakaian Simple Cysaki Makin Terlihat Cantik.

Cy Samson, pelatih fisik Global Cebu.
6. Pakai Topi Pokemon, Cysaki Terlihat Imut.

Cy Samson, pelatih fisik Global Cebu.
7. Foto Selfie-nya di Dalam Mobil Makin Cantik Aja dengan Make-Up.

Cy Samson, pelatih fisik Global Cebu.
BACA SUMBER

Pelatih Tampines: Persija Punya Speedy Gonzales

Persija Jakarta dianggap Juergen Raab punya sejumlah pemain yang wajib diwaspadai. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Pelatih Tampines Rovers, Juergen Raab, menyebut dua pemain Persija Jakarta yang diwaspadai saat kedua tim bertemu pada lanjutan Piala AFC 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Rabu (28/2).

Striker Marko Simic dan winger Riko Simanjuntak dianggap Raab sebagai dua pemain Persija yang membuatnya paling khawatir. Simic menunjukkan ketajamannya di Piala Presiden 2018 dengan mencetak 11 gol, sementara Riko dianggap Raab memiliki kecepatan luar biasa.

Raab bahkan menganalogikan Riko dengan Speedy Gonzales, tokoh kartun Looney Tunes yang memiliki kecepatan berlari luar biasa.

"Simic sangat berbahaya. Tapi tidak hanya Simic, Persija itu tim yang bagus. Winger mereka juga bagus dan sangat cepat. Ya, dia [Riko] sangat cepat. Sama seperti Speedy Gonzales. Kami perlu mewaspadainya," ujar Raab dalam konferensi pers jelang pertandingan, Selasa (27/2).

Marko Simic sukses mencetak 11 gol untuk Persija di Piala Presiden 2018. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Baik Persija dan Tampines sama-sama kalah di pertandingan pertama Grup H. Namun, Raab menganggap permainan terbaik Persija tidak muncul di laga pertama saat dikalahkan Johor Darul Ta'zim. Pasalnya, Persija menurunkan tim pelapis.

"Di Johor, Persija bukan tim yang seperti sekarang, karena ada beberapa pemain yang tidak bermain. Jadi, kami akan berusaha tunjukkan level permainan dan kemampuan kami," terangnya.

Pelatih Tampines Juergen Raab bersalaman dengan Riko Simanjuntak. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)

Tampines untuk kali kedua akan menghadapi tim asal Indonesia di kompetisi Asia musim ini. Sebelumnya, Mustafic Fahrudin dan kawan-kawan kalah 1-3 dari Bali United pada babak pertama kualifikasi Liga Champions Asia 2018, 16 Januari lalu.

"Saya mengikuti pertandingan Piala Presiden. Kami tahu betapa kuatnya Persija. Kami mau menunjukkan level permainan kami. Paling penting, kami optimistis harus menang," ucap Raab.

Tampines tidak akan diperkuat dua pemain kunci saat melawan Persija, yakni bek Shannon Stephens dan penyerang Jordan Webb yang juga cedera.

"Tapi, saya dapat kabar pemain kami Ryutaro Megumi siap untuk bermain. Saya harap dia bisa berkontribusi buat tim," ujar pelatih asal Jerman itu.
Baca Sumber

Inilah skuad timnas Indonesia naturalisasi yang bisa jadi Juara di Asia Tenggara


Instagram.com/pengamatsepakbola
Satu lagi pemain asing yang resmi menjadi warga negara Indonesia. Dia adalah Onorionde Kughegbe John alias OK John (instagram.com/pengamatsepakbola 26/02/2018), pemain yang bermain di klub Liga 1 Madura United. OK John menjadi pemain naturalisasi teranyar setelah Alberto Goncalves alias Beto yang juga sudah mengantongi pasport Indonesia. Beto kini bermain di klub Liga 1 Sriwijaya FC.
Kedua pemain ini menambah panjang daftar pemain yang sudah dinaturalisasi sebagai warga negara Indonesia, mulai dari Irfan Bachdim, Diego Michiels, Stefano Lilipaly, Christian Gonzales dan yang lainnya. Hampir sebagian besar pemain naturalisasi tersebut pernah menjadi skuad tim nasional (timnas) Indonesia dan yang terakhir adalah striker Ilija Spasojevic (Bali United) yang masuk skuad timnas Indonesia yang dipersiapkan until mengikuti ajang sepak bola Asian Games bulan Agustus 2018 mendatang.
Bila mengacu pada klub Liga 1 yang masih memainkan pemain naturalisasi dan pemain tersebut merupakan pilar utama klub tersebut maka kita bisa membentuk skuad timnas Indonesia yang terdiri dari pemain pemain naturalisasi yang masih bermain di Liga 1. Nah, siapa siapa saja mereka ? Berikut ini ulasannya :
Untuk posisi penjaga gawang, tidak ada pemain naturalisasi yang memperkuat klub Liga 1. Oleh karena itu, kita bisa mengambil dua penjaga gawang tangguh dari Persija Jakarta yaitu Andrirany Ardhyasa dan Mohammad Ridho dari Barito Putera.
Dengan formasi 4-3-3 maka untuk pemain belakang, dua bek tengah merupakan dua pemain tangguh di klubnya yaitu Victor Igbonefo dari Persib Bandung dan OK John dari Madura United. Untuk posisi bek kanan akan diisi oleh pemain Borneo FC Diego Michiels. Untuk posisi bek kiri memang tidak ada pemain naturalisasi yang berposisi bek kiri di klubnya namun kita bisa menggeser pemain Sriwijaya FC Bio Paulin untuk mengisi posisi bek kiri.
Untuk pemain cadangan, kita bisa mengambil 4 pemain lokal tangguh yaitu Hansamu Yama dari Barito Putera, Fachrudin Ariyanto dari Madura United, Ricky Fajrin dari Bali United dan Rezaldi Hehanusa dari Persija Jakarta.
Untuk pemain tengah, 3 pemain tangguh bisa menempati posisi ini yaitu Raphael Maitimo dari Madura United, Kim Jeffrey Kurniawan dari Persib Bandung dan Stefano Lilipaly dari Bali United yang menjadi gelandang serang melapis striker Ilija Spasojevic.
Dua pemain cadangan, kita ambil dua pemain lokal yang tangguh dari Mitra Kumar yaitu Bayu Pradana dan Septian David Maulana.
Di lini depan, tiga pemain andalan klub Sriwijaya FC, Bali United dan Madura United akan mengisi posisi ini yaitu Beto Goncalves, Ilija Spasojevic dan Greg Nwokolo. Atau bisa dengan alternatif lain yaitu Irfan Bachdim (Bali United), Christian Gonzales (Madura United) dan Herman Zhumafo (Bhayangkara FC).
Kekuatan timnas naturalisasi ini merupakan pemain pemain kunci dari klub Liga 1 dan masih menunjukkan peforma yang cukup baik. Greg Nwokolo, Beto Goncalves, Ilija Spasojevic, Irfan Bachdim dan Christian Gonzales, saat kompetisi Liga 1 tahun 2017 masih merupakan pemain pemain yang tajam dalam mencetak gol.
Bahkan untuk tingkat Asia Tenggara, misalkan di ajang Piala AFF bila skuad timnas naturalisasi ini diturunkan bukan tidak mungkin bisa keluar sebagai Juara!


PSSI Undang Tiga Negara untuk Tampil di Turnamen Anniversary Cup

PSSI

Tiga negara yakni Malaysia, Korea Utara, dan Bahrain dipastikan mengikuti turnamen “Anniversary Cup” 2018 yang digelar oleh PSSI pada 28 April hingga 4 Mei mendatang.
Bersama Tim Nasional Indonesia U-23, total ada empat negara yang mengikuti ajang ini.
Turnamen Anniversary Cup ini digelar untuk memperingati sekaligus memeriahkan ulang tahun PSSI yang ke-88.
Federasi sepak bola Indonesia ini berdiri pada tanggal 19 April 1930 yang diprakarsai Soeratin Sosrosoegondo sekaligus menjadi Ketua Umum PSSI yang pertama.
Malaysia, Bahrain, Korea Utara telah memberikan konfirmasi kepada PSSI bahwa mereka siap ikut di Turnamen Anniversary Cup ini.
"Jadi termasuk dengan Indonesia total ada empat peserta yang ikut turnamen ini," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha.
Tisha mengatakan, turnamen Anniversary Cup ini juga diharapkan menjadi ajang test event mandiri yang dilakukan PSSI dalam persiapan Timnas Indonesia U-23 menuju Asian Games 2018.
Dua stadion disiapkan untuk pertandingan yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dan Stadion Pakandari, Cibinong.
Sementara itu, jelang Asian Games 2018, Timnas Indonesia U-23 telah mempersiapkan tim secara baik dan maksimal.
Program pemusatan latihan (TC) pun telah disusun pelatih Luis Milla yang dilaksanakan tiap bulan.
Saat ini, Timnas U-23 telah melakoni dua kali TC sejak bulan Januari dan Februari.
Dan pada bulan depan Garuda Muda kembali melakukan TC sekaligus berujicoba internasonal melawan Singapura tanggal 21 Maret 2018.
Sebelumnya Timnas U-23 telah menjalani dua ujicoba di tahun 2018, pertama kalah 1-4 dari Islandia dan menang 5-0 atas Timnas U-19.

BACA SUMBER

Global Cebu Vs Bali United - Spaso Gagal Cetak Gol dari Titik Putih, Serdadu Tridatu Main Imbang

Penyerang Bali United, Ilija Spasojevic berjibaku dengan pemain Global Cebu pada pertandingan kedua fase Grup G Piala AFC 2018, di Stadion Rizal Memorial, Selasa (27/2/2018).
Fadil Sausu dan kawan-kawan sebenarnya memiliki banyak peluang emas, termasuk tendangan penalti Ilija Spasojevic yang gagal berbuah gol di babak kedua.

Bali United mengawali pertandingan dengan cukup baik melalui peluang-peluang emas yang mereka ciptakan.

Serdadu Tridatu mencoba peruntungan lewat Kevin Brands dan Irfan Bachdim pada 10 menit pertama pertandingan.

Sayang tendangan keduanya masih melambung di atas gawang Global Cebu yang dijaga kiper Patrick Deyto.

Runner-up Liga Filipina musim 2017 itu membuka keunggulan atas Bali United lewat gol sundulan yang dicetak Curt Dizon pada menit ke-11.

Pemain berusia 24 tahun itu berdiri bebas untuk menyambar bola muntah yang membentur mistar gawang Bali United.

Tuan rumah pun unggul 1-0.
Tim asuhan Widodo Cahyono Putro merespons dengan upaya Stefano Lilipaly yang melepas bola lob, tetapi masih mudah diamankan kiper lawan.

Bali United kembali mengancam melalui sontekan Irfan Bachdim, kembali masih bisa diamankan barisan pertahanan tuan rumah.

Saat babak kedua berjalan delapan menit, Lilipaly berkesempatan one-on-one dengan kiper Global Cebu.

Sayang tendangan Lilipaly belum membuahkan hasil karena bisa ditepis kiper Patrick Deyto.

Tim tamu akhirnya mencetak gol balasan melalui sundulan yang dicetak Spaso seusai menyambut tendangan sudut yang dilepas Fadil Sausu pada menit ke-73.

Pada menit ke-78, Spaso gagal mencetak gol lewat titik putih untuk membawa timnya berbalik unggul.

Skor imbang 1-1 untuk kedua tim tetap bertahan sampai akhir pertandingan.

SUSUNAN PEMAIN

Global Cebu (4-4-2): 1-Patrick Deyto; 13-Jerry Barbosa, 30-Wesley Dos Santos, 4-Lee Jeong-min, 27-Marco Casambre; 20-Curt Perez Dizon, 25-Marwin Angeles, 22-Paulo Bugas, 24-Angelo Marasigan; 14-Darryl Roberts, 9-Rufino Familiar Sanchez.

Pelatih: Marjo Allado

Bali United (4-1-3-2): 59-Wawan Hendrawan; 24-Ricky Fajrin, 32-Ahn Byung-keon, 34-Demerson Costa, 33-Andhika Wijayal; 14-Fadil Sausu; 23-Nick van der Velden, 87-Stefano Lilipaly, 77-Kevin Brands; 10-Irfan Bachdim 9-Ilija Spasojevic.

Pelatih: Widodo Cahyono Putro

BACA SUMBER